Jumat, 26 Desember 2014

Udang Goreng Gurih MSG Free :)

Long week-end dan memang tidak berencana liburan keluar rumah. Jadilah, istirahat di rumah saja, sambil nyambi nulis blog. Semoga bermanfaat ya ibu-ibu dan mami-mami muda yang selalu semangat belajar memasak demi memberikan masakan sehat bagi keluarga kecilnya... :)

Yuk, belajar bareng lagi... Kali ini, kami mau nulis resep simpel banget, yaitu Udang Goreng Gurih, tentu saja andalan kami, MSG Free.. Langsung saja disimak, yuk..

(hehe, maaf ya out of topic, soalnya belum difoto udah ludes duluan udangnya. Mau ambil Google takut gak orisinil ntar tulisan saya. Jadi saya kasih foto saya dulu waktu liburan ke Ciater, Bandung, next time saya edit gambar udang ya. :D)
 

Selasa, 23 Desember 2014

Cumi Goreng Crispy

Terjebak hujan di kantor, saya manfaatkan saja buat nulis masakan saya beberapa hari yang lalu, Cumi Goreng Crispy. hehe. Saya tulis yang mudah dulu saja ya, Bunsay semua... :)

(sumber: Google. Pengennya sih hasilnya seperti gambar ini, tapi beda-beda tipis :D)

Backpacker Gunung Bromo



Baiklah, karena beberapa pertanyaan seputar perjalanan kami ke Bromo bulan Juni 2014 kemarin, terutama rute yang kami lalui serta tempat menginap di sana, maka pada kesempatan kali ini, kami akan menuliskannya dalam blog ini tujuannya tentu saja berbagi pengalaman dan ilmu (ilmu dolan) :D

Pertama-tama kami tekankan di sini bahwa rute yang kami lalui adalah jalur Probolinggo-Bromo, mengingat ada beberapa jalur yang kadang dilalui beberapa orang yaitu jalur dari Malang-Bromo dan yang lainnya yang kami kurang paham.

Pertama kami berangkat dari Terminal Tirtonadi, Solo sekitar pukul 10 pagi, naik bus jurusan Surabaya, langsung ke Terminal Bungurasih, Surabaya. Di luar perkiraan kami, kami baru tiba di Surabaya  saat Maghrib tiba karena ternyata jalurnya macet karena pasca hujan lebat dan banjir (kami lupa nama daerah yang banjir tersebut, maklum jarang diekspos di televisi nih kalau yang banjir daerah timur, coba Jakarta ya, pasti luas ter-ekspos, hehehe).

Lanjut ke cerita perjalanan, akhirnya kami lanjut naik bus lagi sekitar pukul setengah 7 malam, langsung naik bus jurusan Probolinggo. Nah, yang katanya cuma maksimal 2 jam dari Surabaya-Probolinggo, ternyata naik bus butuh waktu 3 jam!! Jadilah kami sampai di terminal Probolinggo pukul setengah 10 malam. Nama terminalnya kalau tidak salah Terminal Bayu Angga (coba cek dengan Google Map saja ya) hehehe…

Nah, di sinilah kesalahan kami (berangkat pagi bukan malam), karena sampai di Probolinggo malam hari sehingga harus menginap di Probolinggo semalam (untungnya ada beberapa penginapan di sekitar terminal yang lumayan terjangkaulah harganya, hehe).

Colt ini dari terminal Probolinggo menuju Cemoro Lawang mulai beroperasi (baca: antri) pada pukul 8 pagi serta menunggu sampai isi penuh (atau hampir penuh sesuai kesepakatan harga dengan calo dan tentu saja sopir colt). Biasanya disuruh bayar sampai 60 ribu per gundul tapi bisa ditawar hingga 35-45 ribu (tergantung jumlah penumpang dan bagaimana Anda menawar harga sih).

Ini bukan Bromo tapi jajaran pegunungan di sekitar Bromo :D

Sabtu, 20 Desember 2014

Resep Soup Brokoli Bakso


Assalamu’alaikum para pembaca yang budiman.. Semoga semua masih sehat jiwa dan raga ya, aamiin.. :)

Kabar gembira bagi para pemula nih, soalnya kami akan menuliskan resep masakan mulai dari yang paliiiiing mudah seperti sayur bayam atau bikin sambel bawang :D karena pernah ada yang bilang kalau memasak, masih suka bingung menentukan berapa jumlah bawang putih atau bawang merahnya.
Jadi…. Sangat-sangat cocok untuk diintip juga oleh para pelajar dari usia SMP atau SMA yang lagi belajar masak ;) ataupun para imud dan mamud alias ibu-ibu muda dan mama mama muda, hihihi..
Langsung aja yuk, kita mulai resep Soup Brokoli Bakso-nya (lagi suka masak brokoli nih, jadi tulisannya juga masih seputar brokoli bahan utamanya yaa..
(Sumber: Google)


Jumat, 19 Desember 2014

RESEP SOUP KACANG MERAH



Berhubung pas nulis artikel ini wilayah Solo lagi hujan, yaa cocoknya menulis resep yang anget-anget macam soup kacang merah.. ^-^

Langsung saja, kali ini kami akan share menu soup kacang merah (untuk 4 porsi) kesukaan keluarga kami. sehat dan bergizi, dan tentu saja andalan kami, MSG free, yaa… 





 (gambar diunduh dari google, hanya sebagai contoh yang kurang lebih hampir mirip)

Sabtu, 19 Oktober 2013

Daging Sapi Gulung "Galantin Daging Sapi"

Jadi semangat posting lg nih, gara-gara semalem goreng galantin buat makan malam. Rasanya tergolong lumayan lah, untuk seorang pemula di dunia dapur, hehe. Yaa, walaupun sebenarnya dapat bantuan budheku saat meracik bumbu sih.. hihi..

Okei, langsung saja ya ke resepnya, tapi mohon maaf ya karena di resep ini menggunakan MSG sebagai penyedap rasanya. :D

ini dia penampakan daging gulung alias galantinnya :D maaf belum dibuka dalemnya udah difoto :D

Jumat, 18 Oktober 2013

SOUP TULANG SAPI TANPA MSG :D

Selamat pagi semuanya :) sebelumnya saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha ya walaupun telat, hehe.

Ngomong-ngomong ni, kan barusan dapat daging qurban ya, mestinya masih ada sedikit sisa sisa daging qurbannya, kan? Nah, biasanya kan mulai "eneg" ya kalau udah makan daging melulu selama 3 hari. Ini solusinya, kita coba resep "soup tulang daging sapi" yang mudah pembuatannya dan tanpa menggunakan bumbu penyedap instant. Tertarik? Silakan simak dan praktekkan ya! ;)
soup tulang sapi tanpa MSG :)

Jumat, 20 September 2013

Stik Bawang ala Kadarnya :D

Selamat malam semuanya,, jumpa lagi dengan saya di blog ini... mmm... lama bgt ya tidak menulis di sini... hehehe...

Pada kesempatan kali ini saya cuma ingin membagi resep membuat makanan ringan jadi bisa lebih aman dikonsumsi keluarga...

okei,,, langsung saja yaa..

Bahan:
* Tepung terigu 500 g (0,5 kg)
* Telur ayam 1 butir
* Margarin 3 sendok makan (cairkan di atas api lalu biarkan dingin sebelum dimasukan adonan)
* Royco 1 sendok teh (oopppps sorry, karena buru-buru jadi pakai yang instan :D jika punya waktu lebih, gunakan bawang putih 5 siung haluskan untuk dicampur adonan)
* Garam 2 sendok teh peres atau sesuai selera

Cara membuat:
* Kocok lepas telur, bumbu penyedap (royco), dan garam.
* Masukkan margarin cair yg sdh dingin, kocok rata.
* Masukkan tepung terigu.
* Aduk sampai kalis. Tambahkan air dingin bila perlu.
* Giling adonan dengan penggiling mie (biasanya yang merk Nagak* kalau tidak punya bisa giling dengan botol kaca bekas syrup)
* Potong sesuai selera, bisa panjang atau pendek.
* Goreng hingga kering, dan kuning kecoklatan.

Sementara picture ada di FB irma_valent@yahoo.com mau upload di siniudah lemot banget kehabisan jalan :p

Selamat mencoba.. :)

Sabtu, 27 April 2013

Ayo, Cek Lab!!!

Assalamu'alaikum warohmatulloh wa barokatuh..


Selamat pagi pembaca sekalian.. Yak, jumpa lagi dengan saya di blog ini, alhamdulillah masih dalam keadaan sehat dan masih diberikan umur panjang dan dengan umur tersebut semoga bisa lebih banyak lagi memberikan manfaat bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat.. aamiinn.. 
*Efek berita duka kemarin meninggalnya Ustdaz Jeffry Al-Buchory alias Uje, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Alloh SWT, semoga Alloh mengampuni dosa-dosa beliau dan menerima taubatnya, semoga beliau mendapatkan keutamaan meninggal di hari Jum'at juga, aamiinn..*

Baiklah, pagi ini saya ingin menuliskan tentang pengalaman saya sendiri tentang KADAR KOLESTEROL. Sekitar tanggal 16 April yang lalu (hampir 2 minggu yang lalu), saya melakukan cek kolesterol total karena memang sejak 2 tahun belakangan ini kadar kolesterol saya sudah berada di atas nilai normal yaitu di atas 200 mg/dl. Unfortunatelly, cek lagi kok ya hasilnya masih berada di atas 200 mg/dl, oh My... x_x

ini dia si kuning telur yang sangat tinggi kolesterol T.T 

Kamis, 25 April 2013

Ullen Sentalu, Yogyakarta

Selamat siang, pembaca semua, maaf baru nongol lagi di blog ini, hehe...

Oh, ya.. Kali ini saya ingin menulis hal lain ya, bukan tentang gizi dan kesehatan tapi tentang perjalanan wisataku sama temen-temen di sebuah objek wisata di areal Kaliurang, Yogyakarta pada tanggal 13 April 2013 yang lalu. 

Kebetulan nih, temenku yang lagi PTT di Alor lagi mudik ke Jawa (namanya Aprilian Ayu Sita, pakai jilbab pink) dan mumpung temenku yang lain (namanya Purwadhani Sophia Nurhandini, pakai jilbab orange) belum memutuskan untuk PTT di luar Jawa, jadilah piknik bersama dulu mumpung ada waktu longgar. ;)


pose di pintu masuk Ullen Sentalu :D

Rabu, 27 Februari 2013

Daun Jambu Biji Muda sebagai Obat Diare

Assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuhh...

Apa kabarnya pembaca sekalian yang baik dan budiman? semoga selalu sehat dalam lindungan Alloh SWT ya, aamiin ya robbal 'alamin..

Hehe, sepertinya lama banget ya ngga nulis di blog ini, tapi bukan berarti blog ini sudah tidak dipakai lho.. Kami masih berusaha untuk terus menulis sesuatu yang bermanfaat bagi Anda melalui blog ini, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan. So, jangan bosan bosan mengunjungi kami ya.. :)

Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi tips tentang sakit diare. Siapa sih yang tidak pernah terserang diare?? Orang tua, kakek nenek, bayi, balita, anak-anak, orang kaya, orang miskin pasti pernah merasakan sakit diare. Ya nggak? Iya saja lah ya.. hehe.. Sangat tidak menyenangkan bukan kalau sedang terserang diare? Harus bolak-balik ke kamar mandi, dalam sehari bisa lebih dari 5 kali. Hmmmm, sungguh menyiksa. Hehehe.

Nah, kali ini Anda yang tinggal di daerah pedesaan atau masih banyak lahan untuk tanaman hijau harus lebih bersyukur nih karena Anda bisa mengobati diare ini dari daun jambu biji. Yup! benar sekali, daun jambu biji muda bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati diare. Saya pernah mencoba dan membuktikannya  untuk diri saya sendiri. 

Kamis, 13 Desember 2012

12 Petunjuk untuk Melakukan Responsive Feeding pada Anak

Selamat siang para pembaca :) Lama sekali kayaknya tidak menulis di blog ini (padahal baru 1 pekan) hehe..

Mohon maaf karena belum bisa melanjutkan menulis tentang faktor-faktor pertumbuhan dan perkembangan (tumbang) pada anak yang bagian 2 ya. Bagian 1 tentang tumbang anak bisa Anda baca [klik di sini].

Baiklah, kali ini saya mau menulis tentang bagaimana upaya-upaya agar para ayah bunda, ummi abi, mama papa, mamah papah, ibu bapak, ayah mama bisa mempraktikkan responsive feeding. :)

Sebelumnya tentang responsive feeding pada anak bisa Anda baca [klik di sini].

Langsung saja yaaa, berikut ini adalah beberapa petunjuk yang mungkin bisa membantu Anda untuk mempraktikkan responsive feeding pada anak.

Jumat, 07 Desember 2012

Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Tumbuh Kembang Anak (Bagian I)

Selamat pagi di Jumat yang penuh barokah ini, aamiin..
Semoga hari Anda menyenangkan dan diberikan kemudahan semua urusan di hari ini juga ya, aamiin.. ;)

Sebelumnya mau tanya dulu nih.. Apakah ada yang sedang hamil? Atau yang sedang merencanakan kehamilan? Nah, artikel pada pagi hari ini memanjakan Anda bagi para bumil atau yang sedang berencana untuk hamil, karena artikel ini akan menyebutkan berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak mulai dari saat konsepsi hingga lahir. :)

Tentunya semua orang tua sangat ingin jika anak yang dilahirkannya adalah anak yang normal, sehat, lengkap semua organ tubuhnya, tidak cacat, tidak kekurangan suatu apapun. Jadi, itu semua lebih penting daripada sekedar "saya pengen anak laki-laki saja" atau saya pengen anak perempuan saja", bener ngga? hehe, kalau itu sih pendapat saya :p

Nah, itu semua bisa kita usahakan dari sejak sebelum hamil, salah satunya dengan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Mengetahu faktor-faktor tumbuh kembang anak akan membantu orang tua untuk "mencetak" generasi yang lebih berkualitas, insyaAlloh.. :)

Sebenarnya ada berbagai versi tentang faktor-faktor tumbuh kembang anak. Akan tetapi, kesemuanya itu dapat kita tarik lebih sederhana sebagai berikut:

Kamis, 06 Desember 2012

Tahapan Konseling Gizi oleh Petugas Gizi di Rumah Sakit

Selamat pagi pembaca..

Apa kabar Anda pagi ini? semoga sehat selalu yaaa... Saya senang sekali karena hari di tempat saya tinggal sangat cerah cuacanya. Semoga hari mood saya juga ikut cerah sepanjang hari ini :D aamiin..

Pagi ini saya pengen curcol saja tentang pekerjaan saya sehari-hari sebagai seorang petugas gizi di sebuah rumah sakit pemerintahan di Kabupaten Wonogiri. Hehehe. Supaya lebih banyak orang yang tahu bagaimana pentingnya pemberian informasi yang "mendekati" benar tentang pengaturan makan bagi pasien yang memang membutuhkan diet tertentu sesuai dengan penyakitnya. 


Sebelum memberikan konseling gizi langkah sebelumnya adalah menilai status gizi pasien :)

Rabu, 05 Desember 2012

Bermain untuk Melatih Kecerdasan Majemuk pada Anak

Selamat pagi semuanya.. Maaf ya baru sempat menulis lagi di blog ini, karena saya lagi "sok sibuk" hehehe..

Alright,, kali ini masih tentang masalah anak ya, setelah beberapa artikel terakhir di bulan November membahas  juga tentang masalah-masalah pada anak. Jika ingin membaca artikel lain tentang anak silakan [klik di sini].

Artikel ini saya angkat dari buku "@dokteranakkita" masih sama yaitu buku yang ditulis oleh seorang dokter anak yang concern tentang masalah anak dan edukasi pada masyarakat umum tentang kesehatan anak. :)

Oya,sebelumnya saya pengen tanya nih, siapa yang ngga pengen punya anak yang cerdas? cerdas tidak hanya masalah materi pelajaran-pelajaran sekolah nantinya tetapi juga anaknya cerdas secara emosional?

Nah, berikut ini ada beberapa jenis "kecerdasan majemuk" dan cara melatih sel otak anak agar mampu memiliki kecerdasan majemuk tersebut :


Bermain adalah cara anak untuk belajar :)
  1. Verbal linguistik. Anak diharapkan mampu menguraikan apa yang ada dalam pikiran mereka menjadi kaa-kata, kalimat, diskusi, dan mengarang. Cara untuk melatih kecerdasan verbal dimulai sejak bayi berada dalam kandungan dengan mengajaknya berbicara, bisa juga dengan membacakan cerita, merangsang bicara dan bercerita, atau juga mengenalkan alunan irama tertentu.
  2. Logika matematika. Anak mampu memecahkan masalah dengan logika matematika. Cara untuk melatih kecerdasan logika matematika yaitu anak diajarkan cara mengelompokkan, menyusun, merangkai, menghitung, menjawab teka-teki, dan lain-lain.
  3. Visual spasial. Anak mampu berimajinasi 3D. Kecerdasan ini bisa dikembangkan dengan mengamati gambar, merangkai puzzle,  menggunting, melipat, mencari benda, dan mengingat rute jalan. *berbicara tentang rute jalan jadi ingat artikel lama tentang olahraga otak bagi orang dewasa, ternyata pada anak juga bisa untuk melatih otak. Jika ingin membacanya silakan [klik di sini]*
  4. Bodi kinestetik. Anak terampil mengolah tubuh, bergerak, berolahraga, menari. Cara untuk melatih bagian ini ya tidak lain dan tidak bukan adalah dengan melakukan permainan yang melibatkan gerak tubuh, berlari, melompat, senam, menari, atau membawa anak saat berolahraga.
  5. Musikal. Anak peka terhadap bunyi, nada dan melodi. Cara untuk bagian ini adalah dengan memutarkan musik (kalau bisa sih lagu anak-anak aja ya, untuk kecerdasan musikal ini), jangan diputarkan lagu-lagu anak yang temanya dewasa dong, apalagi lagu dangdut, hehehe. Putarkan secara periodik saja untuk perkembangan otak. Bisa pula dengan melodi-melodi tertentu, jika Anda muslim, bisa memutarkan murottal. :)
  6. Intrapersonal. Anak mampu memahami dan mengendalikan diri. Latihlah anak dengan memberikannya kesempatan untuk bercerita tentang pengalaman anak, tentang perasaannya setelah bermain/belajar/pengalaman lain, tanyakan tentang keinginan/cita-cita anak, biarkan anak berkhayal, dan mengarang cerita.
  7. Interpersonal. Mampu memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain. Cara mudah melatih kecerdasan ini adalah dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain dengan teman-temannya, berinteraksi, berbagi, dan bekerjasama. Jadi, biarkan saja jika anak ingin bermain di luar rumah, jangan malah dimarahi, hehehe.
  8. Naturalis. Mampu memahami dan menyelaraskan diri dengan lingkungan. Nah, yang paling menyenangkan adalah cara melatih kecerdasan naturalis ini, karena caranya adalah dengan membawa anak Anda berwisata ke gunung, pantai, kebun binatang, sawah, hutan dan tempat rekreasi yang lain, serta latih pula anak untuk berkebun/bercocok tanam atau memelihara hewan.
Oiya, ini dapat bocoran juga dari pak dokter, kalau cara termudah dan tersantai melatih kecerdasan anak adalah dengan meluangkan waktu sebanyak mungkin untuk bersenda gurau dengan anak dan memeluknya. Memberikan kasih sayang yang tulus dan selalu berdoa semua kebaikan bagi Anda juga bisa menambahkan nilai plus yaiu kecerdasan spiritual. Selain itu, melatih anak menghapalkan doa harian, ibadah bersama, mengaji, memberikan pemahaman bahwa ada Alloh SWT dibalik semua yang ada di dunia ini dan lain-lainnya juga sangat dianjurkan untuk dilatihkan kepada anak sejak dini untuk menambah kecerdasan spiritual anak.



Oke, para Bunda dan Ayah yang membaca artikel ini, semoga bisa memberikan manfaat bagi Anda. terima kasih dan selamat beraktifitas untuk hari ini. :)

Kamis, 22 November 2012

6 Tanda ASIx Cukup untuk Bayi Anda

Selamat pagi para pembaca, semoga senantiasa sehat dan bersemangat yaaa.. :)

Kali ini saya masih membahas tentang seputar kesehatan anak. Sebelumnya, telah ada artikel tentang "5 Tatalaksana Demam pada Anak" dan "Pedoman Pemberian Makan pada Anak Usia 0-23 Bulan" (silakan di klik pada masing-masing judul tersebut untuk membaca artikel selangkapnya) :)

Saya ingin meluruskan dahulu yaaa kepada Anda semua bahwa ASIx (ASI eksklusif itu) diberikan sampai 6 bulan saja bukan sampai 2 tahun ASI saja. Ehmmm, soalnya saya pernah dengar nih kalau ada seorang ibu yang bangga bilang, "anak saya ASI eksklusif sampai 2 tahun" (setelah digali lebih dalam diketahui TANPA diberikan MPASI, jadi anaknya tergolong kekurangan gizi, tampak kurus *memprihatinkan bukan?*). Tentu saja hal ini salah dan perlu untuk diluruskan. OK?!
ASI Anda saja sudah dapat mencukupi kebutuhan bayi Anda (sampai usia 6 bulan). Perlu Anda ketahui, bahwa semakin sering ASI diberikan (diminum) oleh bayi semakin banyak pula produksi dari ASI itu sendiri. Jadi, tingkat produksi ASI sangat tergantung dari seberapa sering Anda menyusui bayi Anda. Semakin sering menyusui semakin banyak produksi ASI.

 Alasan memberikan ASIx sampai usia 6 bulan karena sampai usia 6 bulan ASI bisa mencukupi kebutuhan energi bayi, sedangkan usia di atas 6 bulan harus ditambah dengan MPASI karena ASI saja sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan kalori bayi :)

Rabu, 21 November 2012

Melatih Psikososial Anak dengan Pemberian Makanan secara "Responsive Feeding"

Selamat siang pembaca Blog Gizi yang kami sayangi.. :)
Bagaimana hari Anda? semoga sehat selalu ya.. Aamiin.. :)

Saya mau tanya dulu ya, sebelum masuk ke tema utama tulisan ini: Apakah Anda sudah membaca artikel tentang Pedoman Pemberian Makan untuk Anak Usia 0-23 bulan yang saya tulis sebelumnya? Kalau belum Anda bisa membacanya (silakan klik di sini).

Sebelumnya saya ingin meluruskan dulu, bahwa proses makan pada anak itu adalah sebuah proses yang di dalamnya terkandung "pembelajaran" bagi anak Anda pada saat dewasa nanti. Anak ibarat kertas putih bersih yang "isi" di dalamnya kelak adalah apa yang Anda contohkan, apa yang Anda ajarkan sejak usia 0 bulan. Bahkan, 2 tahun di awal kehidupannya adalah masa-masa emas pembentukan karakter anak Anda.

Sebagian orang tua masih beranggapan bahwa "sudahlah, makan tinggal makan aja, yang penting anaknya gemuk dan sehat". Eitsss, jangan bahagia dulu melihat anak Anda gemuk dan chubby dan menurut Anda sehat. Tubuh gemuk bukan berarti sehat yaaaa, karena bisa jadi gemuknya si anak adalah karena kelebihan energi dan protein saja tetapi kurang zat gizi lain seperti vitamin dan mineral. Jadi, makan BUKAN HANYA sekedar memasukkan makanan ke dalam mulut, di dalamnya terdapat tujuan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat gizi serta lebih dari itu yaitu untuk membentuk karakter anak sejak usia dini dari tahap pembelajaran serta pemberian kasih sayang kepada anak dimulai dari aktifitas MAKAN.

Nah, sesuai petunjuk dari seorang dokter spesialis anak (dokter yang sama yang hasil seminarnya saya tulis di artikel "5 Tatalaksana Demam pada Anak"), saya ingin membagi pengetahuan tentang "Cara Memberikan Makanan secara Responsive Feeding".


Kedekatan anak dengan ibu (keluarga) bisa dibentuk saat proses makan juga :)

Selasa, 20 November 2012

Pedoman Pemberian Makan Anak Usia 0-23 Bulan

Selamat malam pembaca setia Blog Gizi Kesehatan..
Apa kabar Anda hari ini? Semoga sehat selalu ya.. :)

Malam ini saya masih ingin berbagi ilmu hasil seminar di Jogja hari Minggu kemarin. Sebagian informasi hasil seminar "COMMON PROBLEM IN CHILDREN HEALTH" mengenai "5 Tatalaksana Demam pada Anak" bisa Anda dapatkan (klik di sini).

Dalam seminar yang dipandu oleh dr. Ardi Setiawan, SpA ini, menjelaskan pula tentang "Pedoman Pemberian Makanan pada Anak Usia 0-23 Bulan". So, simak penjelasan singkat tentang pedoman makan secara singkat untuk bayi yang diberi ASI Eksklusif sesuai usia Anda. Cekidot.... :)


Seminar tentang kesehatan anak yang saya ikuti hari Minggu, 18 November 2012 di Yogyakarta :)

Minggu, 18 November 2012

5 Langkah Penatalaksanaan Demam pada Anak

Alhamdulillaahh.. Karena malam ini bisa menulis lagi di blog ini (padahal sebenarnya cuma pengen sekalian review dari hasil seminar dan workshop yang hari ini saya ikuti) *eh, keburu lupa sih alasan sebenarnya* hehehe..

Ngomong-ngomong soal seminar dan workshop, saya mau berterima kasih dulu nih kepada saudari dr. Aprilian Candra Ayusita SS., karena sudah mau mentraktir saya ikutan workshop yang berjudul "COMMON PROBLEM IN CHILDREN HEALTH" *kapan-kapan mau deh ditraktir lagi, hwehehehe... :p

Seminar dan workshop ini dipandu oleh dr. Mas Nugroho Ardi Santoso, SpA., MKes. (dr. Ardi), yang sehari-hari bekerja di RS Kasih Ibu Solo, dan merpakan founder @dokteranakkita dan pemilik situs www.drardisantoso.com

Nah, yang paling ingin saya tulis malam ini adalah soal masalah demam yang sering ditemui pada anak (tentu saja ini adalah bagian seuprit dari masalah-masalah yang disampaikan dalam seminar). Kenapa demam? Karena sepanjang pengetahuan saya, kok cukup sering ya dengar ada ibu-ibu yang anaknya demam, lantas buru-buru memberikan obat turun panas (mungkin kalau saya punya anak, begitu tahu kalau anak demam akan langsung memberikan obat juga sih andai belum mengikuti seminar ini, hehehe..

Padahal, demam pada anak itu (jika kita tahu langkah-langkahnya), bisa diturunkan tanpa obat sebelum mencapai suhu 38,5⁰C (jika tidak ada riwayat kejang). Berikut adalah 5 langkah penanganan demam pada anak sesuai dengan materi seminar yang saya ikuti:


This picture is baby Azka my nephew. So happy if our baby always healthy :)

Rabu, 14 November 2012

9 Faktor Agar Anda Sehat Optimal

Siapa sih, yang tidak ingin hidupnya nyaman, sejahtera lahir dan batin? Pasti semua ingin hidup seperti itu  bukan?

Itu belum seberapa, manusia pada umumnya (selain hidup nyaman, sejahtera lahir dan dan batin) pasti juga ingin mempunyai usia yang panjang (coba Anda ingat apa do'a yang biasa diucapkan seseorang saat berulang tahun, pasti terselip kata "semoga panjang umur"), hehehe..

Tidak puas dengan itu, sebagian besar manusia akan selalu berusaha agar dirinya menjadi "awet muda". Nah, manusia itu ternyata banyak maunya ya.. :-D

Untuk mencapai keinginan tersebut, manusia harus melakukan beberapa upaya terkait masalah kesehatan. Berikut ini akan saya sampaikan apa yang ada di dalam buku Krause's Food, Nutrition, & Diet Therapy tentang 9 hal yang perlu Anda perhatikan untuk mendapatkan kualitas hidup yang optimal seperti yang Anda harapkan, yaitu:

1. Penyakit
  • Beberapa penyakit akan menyebabkan Anda mengalami perubahan pola makan, terkadang menyebabkan Anda sulit untuk makan karena penyakit Anda tersebut.
  • Anda harus tahu bahwa 4 dari 5 orang dewasa mengalami penyakit yang disebabkan karena makanan. Maka perhatikan apa yang Anda makan bahkan sebelum Anda jatuh sakit.
  • Rasa sedih atau depresi yang terjadi pada 1 dari 8 orang dewasa bisa mempengaruhi nafsu makan, sistem pencernaan. Sangat jelas di sini bahwa Anda harus selalu berupaya untuk "bahagia" dan tidak mudah stress agar terhindar dari masalah kesehatan yang disebabkan karena perubahan pola makan.

Foto di atas adalah foto saat melakukan rekreasi ke Taman Wisata Ciater, Bandung. Foto tersebut tidak berhubungan secara langsung dengan tulisan ini, tetapi ingin menyampaikan bahwa Anda sebaiknya melakukan rekreasi secara periodik untuk "refresh" jiwa dan raga Anda :-D