Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

4 Efek Negatif Minum Alkohol (Minuman Keras)


Selamat pagi pembaca..  :)

Baru-baru ini terdengar berita tentang seorang model yang mengalami kecelakaan akibat mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. *trus apa hubungannya sama blog kesehatan? =)) cekidot..

Baiklah, mungkin ini bukanlah kejadian yang jarang kita temui, waktu-waktu sebelumnya kejadian serupa telah banyak terjadi dan tidak jarang pula gara-gara mabuk banyak nyawa melayang sia-sia di usia yang masih belia. Inilah Indonesia kita tercinta. *miris*

Suatu pertanyaan yang paling menggoda saya adalah, “apa sih manfaat dari minum-minuman keras atau mabuk-mabukan itu?”. Baiklah ini memang pertanyaan yang kontroversial karena memang sangat berkaitan dengan keyakinan dan cara pandang.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin memberikan pandangan dari sudut kesehatan tubuh sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi alkohol DENGAN ALASAN APAPUN! :)

Berikut rangkuman tentang efek negatif konsumsi alkohol:
  • Pertama, sebuah penelitian telah menyebutkan bahwa alkohol berperan dalam proses karsinogenesis (pembentukan sel-sel kanker) terutama kanker mulut, kanker esophagus (kerongkongan), kanker paru, kanker usus (kolon), kanker rectum, kanker hati, dan kanker payudara (Food, Nutrition, and Prevention of Cancer, 1997;U.S.DHHS,2000).

Kamis, 13 September 2012

Cara Mencegah Kanker Leher Rahim (Cerviks)

Dalam kurun waktu sekitar 2 bulan, kami sudah mendapatkan berita duka dari rekan kerja dan rekan kuliah kami. Kedua berita duka tersebut sama-sama disebabkan oleh kanker cerviks atau lebih awam dikenal dengan kanker leher rahim.

Proses terjadinya kanker cerviks ini tidak berbeda dengan jenis-jenis kanker lainnya. Dimulai dari pertumbuhan sel-sel leher rahim yang tidak normal menjadi sel-sel kanker yang membahayakan. Langkah medis untuk mengetahui apakah terjadi kelainan pertumbuhan sel di leher rahim adalah dengan “PAP SMEAR TEST”. Tes ini mendeteksi secara dini apakah terdapat pertumbuhan sel yang abnormal dalam leher rahim sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan (pengobatan) sedini mungkin terhadap kanker leher rahim.