Kali ini, saya akan menulis tentang kolesterol (sekalian menjawab pertanyaan dari teman). Kalau mendengar kata kolesterol, persepsi yang langsung muncul tentu saja hal-hal yang negative akibat dari kolesterol dalam tubuh yang terlalu tinggi (hiperkolesterolemia) bukan? Hehe, tentu saja berlawanan dengan betapa nikmatnya makanan-makanan sumber kolesterol itu sendiri. Hmmm, yummiii.. lezat sekali membayangkan sate usus, telur puyuh, kulit ayam goreng, ati ampela, otak, ayam goreng crispy, kuning telur, dan jeroan-jeroan lainnya, makanan dan minuman bersantan kental.. hmmmm, yummmiii.. hehehe.
Blog Gizi dan Kesehatan Keluarga secara umum membahas masalah gizi/nutrisi/makanan serta masalah kesehatan. Tujuan dari tulisan-tulisan dalam blog ini tidak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah kesehatan dimulai dari diri sendiri. Semoga blog ini bisa memberikan manfaat kepada semua orang. Hidup Sehat, Hidup Bermanfaat! :)
Rabu, 26 September 2012
Rabu, 19 September 2012
Neurobik (Senam Otak)
Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan tentang masalah kesehatan otak. Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa saya harus menyampaikan masalah kesehatan otak. Alasan yang paling mendasar adalah karena sebagian besar masyarakat kita masih sedikit pengetahuannya mengenai kesehatan otak. Masyarakat pada umumnya lebih fokus terhadap masalah kanker, diabetes mellitus, hipertensi, dll yang banyak terjadi di masyarakat. Padahal ada baiknya kita juga memperhatikan otak kita mengingat bahwa otaklah yang mengatur segala aktivitas di dalam tubuh kita.
Otak, sebagaimana organ tubuh yang lain, memerlukan “latihan” untuk mempertahankan fungsinya sebagai pusat informasi dan pengorganisasian dalam tubuh. Perumpamaan yang sederhana adalah semakin kita giat berolahraga maka akan semakin sehat tubuh kita karena aliran darah menjadi semakin lancar. Begitu pula dengan otak, semakin banyak latihan otak yang kita lakukan maka semakin sehat otak kita. Olahraga untuk otak lebih dikenal dengan istilah “neurobik”.
“Neurobik” merupakan sebuah istilah yang disejajarkan dengan latihan/olahraga aerobik. Neurobik diharapkan mampu merangsang otot-otot otak untuk meningkatkan fungsi koordinasi dengan melakukan aktifitas-aktifitas yang bisa menimbulkan “sinapsis” antar sel otak. Semakin baik sinapsisnya fungsi otak juga semakin baik. Kalau sinapsisnya jelek berarti fungsi otak juga jelek alias jadi lemot :D. Sinapsis ini sangat dipengaruhi oleh rangsangan-rangsangan baru dari seluruh panca indera kita.
Secara sederhana bisa dikatakan bahwa otak memerlukan hal-hal baru untuk merangsangnya agar tetap “bekerja” dengan baik dan di sinilah “neurobik” berperan, yaitu untuk menimbulkan lebih banyak lagi sinapsis-sinapsis antar sel otak sehingga otak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, karena jika tidak diberikan “latihan otak”, sel-sel otak bisa jadi mengecil. Nah, serem kan kalau sel-sel otak jadi kecil? Kan jadi lebih lemot lagi kita berfikir, mau ngitung kembalian di warteg jadi lamaaa, kalau kembaliannya lebih sih syukur ya, kalau kurang? :D
“Berserah Diri” kepada Alloh SWT sebagai Obat yang Mujarab untuk Kesembuhan Penyakit
Seringkali, saya temui pasien yang sangat tertekan dengan penyakitnya, stress yang berlebihan yang pada akhirnya hanya akan memperparah kondisi penyakitnya.
Hal ini sesuai dengan informasi dari teman sejawat saya bahwa dia mempunyai 2 orang rekan yang sama-sama divonis mengidap penyakit Hepatitis, akan tetapi salah seorang diantaranya terlampau sangat tertekan dan stress sehingga justru bukan kesembuhan yang didapat akan tetapi malah penyakitnya menjadi bertambah parah dan semakin sering menjalani opname di rumah sakit.
Sebaliknya, salah seorang lainnya mau menerima keadaan penyakitnya, lalu bersabar dan terus berusaha melawan penyakitnya. Apa yang diperoleh? Orang yang mau bersabar dan terus berusaha ini pada akhirnya lebih cepat sembuh dibanding dengan orang yang stress berlebihan terhadap penyakitnya.
Baiklah, yang ingin saya sampaikan di sini adalah pernyataan dari seorang pembicara pada seminar nasional yang menuturkan tentang obat yang paling mujarab bagi penderita Diabetes Mellitus (gula darah). Sebelumnya saya berfikir pasti beliau akan menuturkan hal-hal ilmiah sesuai dengan bidang ilmu kesehatan mulai dari minum obat secara rutin, olah raga, dan mengatur makanan (diet) yang tepat sesuai anjuran dokter atau ahli gizi.
Jauh di luar itu, justru pembicara ini menyebutkan tentang “sisi lain” dari sebuah penyembuhan yakni masalah spiritual dan psikologi. Beliau menyebutkan bahwa “obat yang paling mujarab adalah menghindari stress, bersabar dan berserah diri kepada Dia yang menguasai segalanya”.
Selasa, 18 September 2012
Masalah Gizi Ganda di Indonesia
Kalau bicara masalah gizi di Indonesia, yang pertama kali muncul di benak kita pasti masalah gizi buruk. Iya,kan? Lalu berseliweran pula di pikiran kita pakaian compang-camping, lusuh, kulit mengering yang membungkus tulang, rambut tipis, tanah gersang serta rumah yang reyot. Menyedihkan sekali.
Masalah gizi buruk tersebut selalu menjadi momok bagi negara ini, bagaimana bisa sebuah negara gemah ripah lo jinawi sampai mempunyai kasus gizi buruk? Dan sudah semestinya memang masalah gizi buruk ini menjadi tajuk utama dalam setiap pemberitaan di media massa. Masalah gizi buruk menjadi penting untuk selalu diikuti perkembangannya karena berkaitan secara tidak langsung dengan polotik, lalu budaya, serta masalah sosial dan ekonomi. Masalah gizi buruk ini sangat komplek dan tidak bisa begitu saja dihubungkan dengan masalah kekurangan bahan makanan.
Tips untuk Mengurangi Nyeri Haid
Pagi hari ini saya ingin menuliskan mengenai perbincangan saya dengan seorang teman yang berprofesi sebagai dokter umum, namanya dr. Purwadhani Sophia Nurhandini lebih akrab dipanggil dr. Dhani.
Beberapa waktu yang lalu saat kami bertemu, saya menanyakan tentang nyeri haid yang rutin hampir setiap bulan saya alami. Walaupun tidak sampai membuat saya terbaring di tempat tidur seharian penuh, ternyata nyeri haid ini cukup mengganggu aktifitas saya sehari-hari jika sedang datang bulan. Menurut dr.Dhani, wanita yang sedang haid karena terjadi peningkatan hormon estrogen.
Langganan:
Postingan (Atom)



