Tampilkan postingan dengan label hipertensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hipertensi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Oktober 2012

Jelang Qurban, Perhatikan Asupan Daging Kambing Anda!

Selamat pagi pembaca, insyaAlloh 2 hari lagi adalah hari Raya Idul Adha bagi umat muslim seluruh dunia.

Kesempatan pada hari ini, saya hanya ingin mengingatkan pada Anda semua, khususnya bagi penderita penyakit:

  • Hipertensi/darah tinggi
  • Jantung
  • Diabetes
  • Hipercholesterol
  • Hipertrigliserid
  • Asam urat

Untuk memperhatikan asupan makanannya selama Qurban, terutama daging kambing. Daging kambing yg berlebihan bisa menaikkan tekanan darah Anda dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Daging sapi boleh saja dikonsumsi tapi jangan pilih yang diolah dengan santan kental ya, seperti gulai, tongseng, rendang dan masakan bersantan lainnya. Setuju?


                                       
                 si embek yang siap menjadi hewan qurban, perhatikan jumlah asupan Anda ;)

Rabu, 10 Oktober 2012

Tentang Penyakit Kardiovaskuler (Jantung dan Pembuluh Darah)

Pada kesempatan siang hari yang cerah ini, saya ingin berbagi informasi mengenai hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh seorang peneliti di Frammingham, Massachusetts tentang masalah penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) serta faktor-faktor yang berkaitan dengan penyakit tersebut. Mmm, sebenarnya ide membagi informasi ini adalah untuk memojokkan para perokok sih ya, jujur saja saya sangat tidak respect kepada para perokok dan saya sangat mendukung semua bentuk gerakan anti-merokok. Hehehe. :D

Oke, to the point saja ya.....

Penelitian ini dilakukan selama lebih dari 35 tahun (cohort study) serta melibatkan jumlah sampel sebanyak 5.029 orang yang berusia 30 - 62 tahun. Adapun secara garis besar, hasil penelitian tersebut antara lain:

Tahun 1960 : Merokok diketahui dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung.

Tahun 1961 : Kadar kolesterol, tekanan darah, hasil pemeriksaan jantung dengan elektrokardiogram yang abnormal dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung.